
Makalah
ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
AKHLAQ TASAWUF
Dosen Pengampu
:
Bapak
Aris Fauzan
Disusun oleh :
-Hadiyan farid (1470002)
-Nikmah gustika
lubis (1470037)
-Nuzulul hikmah
balighoh (14710013)
-Nur annisah
salman (14710027)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU
SOSIAL DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
2014/2015
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Sebagai umat muslim tentunya harus
mengikuti semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan.Al Qur’an dan hadis
nabi harus menjadi pedoman kehidupan bagi umat muslim di belahan bumi manapun
.pada kenyataannya,banyak umat muslim yang mengaku berpedoman dengan al qur’an
dan hadis namun perilakunya terbalik dari pedoman tersebut. Nama-nama allah swt
atau asmaul husna yang berjumlah 99 sudan mencerminkan,betapa luhurbdan
agungnya Allah swt.Asmaul husna merupakan esensi yang sangat penting untuk umat muslim dalam berperilaku
dan wajib berusaha untuk mengaplikasikannya kedfalam kehidupannya
sehari-hari sebagai manusia yang
berakhlak mulia.
Berdasarkan latarbelakang yang di
dapatkan maka makalah ini mengangkat masalah umum tentang bagaimana
mengaplikasikan asmaul husna sebagai media mengenal allah dan inspirasi bagi
pembentuk akhlak yang sesuai dengan lima sifat dari 99 asmaul husna yaitu
AR-RAHIIM, AL-ALIM,AL-GHAFUR,AL-HAKIM,AN-NASHIIRU
B.Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas
maka pembahasan makalah ini akan difokuskan pada masalah-masalah sebagai berikut:
1.Apa itu asmaul
husna?
2.Bagaimana
hubungan antara al-asma dan al-husna
dengan akhlak?
3.Bagaimana aplikasi
perilaku asmaul husna” AR-RAHIIM,
AL-ALIM,AL-GHAFUR,AL-HAKIM,AN-NASHIIRU”?
C.Tujuan
Masalah
Adapun tujuan dari pembahasan pada
makalah ini adalah sebagai berikut
1.Membahas tentang
aplikasi perilaku yang sesuai dengan
AR-RAHIM
2.Membahas tentang
aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-ALIM
3. Membahas tentang
aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-GHAFUR
4. Membahas tentang
aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-HAKIM
5. Membahas tentang
aplikasi perilaku yang sesuai dengan AN-NASHIIRU
D.Manfaat
Penelitian
Semoga makalah ini bermanfaat
sebagai referensi dalam berperilaku yang
baik
BAB II
ISI
A.Asmaul
Husna
1.Pengertian
Asmaul Husna
Asmaul husna adalah nama Allah yang
terbaik dan yang agung yang berjumlah sebanyak 99(Sembilan puluh Sembilan)
nama.Nama tersebut di jelaskan dalam al qur’an yang berbunyi :
t
Hanya
milik Allah Asmaul Husna,maka bermohonkanlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul
Husna itu …(al-A’raf:180)
Pada ayat lain Allah berfirman :
Dialah
Allah tidak ada Tuhan (yang berhak disembah),melainkan dia.dia mempunyai asmaul
husna (nama-nama yang terbaik).(thahaa:8)
Juga dalam ayat lain firman Allah :
Artinya:Serulah
Allah,atau serulah ar-Rahman.Dengan nama yang mana saja kamu seru, dia
mempunyai Asmaul Husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu
dan janganlah kamu pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua
itu.(al-Isra’:110).
2.Pengertian
AR-RAHIIM
Ar-Rahiim artinya Allah Maha
penyayang kesayangan-Nya melimpah ruah kepada hamba-Nya yaitu khusus untuk
orang yang beriman saja.hal ini di dasarkan pada firman allah swt yang berbunyi
:
artinya
:Dan dia maha penyayang kepada
orang-orang yang beriman.(Q.S AL-Ahzab:43)
Rahmat
allah di dunia dapat diperoleh baik oleh
orang yang taat maupun yang melakukan maksiat,mukmin maupun kafir.Adapun sifat
rahiim ini di akhirat nanti akan di peruntukkan khusus bagi orang mukmin saja,
sebagaimana firman allah dalam surah al-a’raf:156-157 :


artinya:
Siksaku
akan ku timpahkan kepada siapa saja yang aku kehendaki dan rahmatku meliputi
segala sesuatu.maka,akan aku tetapkan rahmatku untuk orang-orang yang bertakwa,yang
menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami.(yaitu)
orang-orang yang mengikuti rasul,nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapatkan
tertulis di dalam taurot dan injil.
Oleh karena itulah,maka rahmat Allah
di akhirat nanti jauh lebih luas di bandingkan dengan rahmatmya yang ada di
dunia,demikian hal nya dengan siksa di akhirat yang lebih besar di bandingkan
dengan di dunia dalam hadits nabi telah di sebutkan :”jika seorang mukmin dapat
mengetahui siksa yang dimiliki allah,niscaya tak seorangpun (darimereka )yang
berharap dapat masuk surge.jika seorang kafir mengetahui rahmatnyan dimiliki
allah niscaya tak seorangpun yang putus asa dari mengharap syurga allah.(shahih
tirmidzi:3791)
Contohnya
:
Orang yang besar jiwanya tentu tersedia memaafkan kesalahan orang yang pernah
melukai hatinya atau berbuat kesalahan kepadanya.
2.Pengertian
AL-ALIM
Al-alim artinya allah maha
mengetahui.Untuk mengetahui segala sesuatu,harus dengan ilmu.hal ini
berarti,bahwa ilmu allah itu sangat luas tak terbatas,sangat dalam tak
terduga.meskipun seluruh ilmuan dan para ahli berkumpul diatas dunia ini dan
ilmu mereka itu dijadikan menjadi satu,masih sangat sedikit,kalau dibandingkan
dengan ilmu ALLAH.sebab,Ilmu ALLAH hanya sedikit melimpah kepada hambanya
sebagaimana dijelaskan dala al-qur’an surah al-isra’ :85 :
artinya :
Dan mereka bertanya
kepadamu tentang ruh katakanlah : “ruh itu termasuk urusan tuhanku,dan tidaklah
kamu diberi ilmu(pengetahuan) melainkan sedikit”
Nama al-alim disebutkan dalam
al-qur’an sebanyak 154 kali pada 43 surah yaitu suatu jumlah yang cukup
banyak,bila dibandingkan dengan nama-nama lainnya.hal ini patut kita renungkan
dan kita coba melihatnya lebih jauh lagi.
Sesungguhnya ALLAH member kita
segala macam rahmat,kesempurnaan yang sesuai bagi kita.dia mengajarkan kita
nama-nama nya,kebenaran dan kesalahan.tetapi hidup dan kekuatan kita
terbatas,ilmu kita terbatas,bahkan diri kita pun terbatas.kita mencoba
merasakan kesempurnaan yang tak terbatas,ilmu ALLAH yang tidak terbatas,yang
mengetahui segala dan mencari ke ridoannya.keselamatan abadi terdapat didalam
semua itu.
Contohnya
: Pada umumnya ilmuwan itu sangat lapangan dadanya dan sangat luas
pandangannya. Tetapi ada juga satu-dua yang kurang lapang dadanya menerima
kritikan apalagi kecemasan, tidak bersedia memaafkan kesalahan orang, karena
harga diri dan alasan lainnya.
3.Pengertian
AL-GHAFUR
AL-GHAFUR artinya ALLAH maha
pengampun.Allah sangat suka memberikan ampunan kepada seseorang walaupun
bagaimana jahatnya,setelah orang itu memohon ampun dan bertobat
kepadanya.rasulullah selalu menganjurkan kepada ummatnya supaya memohon ampun
kepada allah seperti ucapan: ASTAGHFIRULLAHALADZIM sekurang-kurang nya 3 kali
sesudah sholat. Kita tidak boleh ragu-ragu apakah permohonan ampun atau taubat
kita diterima oleh allah,aal dilakukan dega ikhlas,Karena allah sudah
menjaminnya sebagaimana firmannya dalam
surat thahaa ayat 82:
Artinya: Dan
sesungguhnya aku maha pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal
shaleh, kemudian tetap dijalan yang benar
ALLAH lah yang menerima taubat dan
member maaf.jika kita berbuat dosa dengan merusak keserasian yang terdapat
didalam diri kita atau di sekeliling kita, yang mungkin saja merupakan dosa
paling besar,tetapi kita sadar,memohon dan meminta pertolongan allah untuk
tidak mengulangi perbuatan semacam itu,dengan meneteskan air mata dan meminta
ampunan allah AL-GHAFUR, niscaya allah akan mengampuni kita .
Bagi allah,dosa sebesar apapuntidak
akan dapat menghalangi ampunannya karena allah akan mengampuni semua dosa kecuali
dosa syirik dan kufur.
Contohnya
: Pada diri manusia, sukar kita
menemukan perpaduan sifat yang demikian walaupun kita tidak menafikan sama
sekali, karena ada juga orang (pemimpin) yang bersifat perkasa dan sifat
pemberi maaf.
4.Pengertian
AL-HAKIM
AL-HAKIM artinya adalah allah maha
bijaksana.dia amat bijaksana dalam menetapkan suatu sanksi hukum kepada
hambanya sehingga tidak ada yang merasa rugikan atau dipandang berat
sebelah.kebijaksanaan allah tidak ada yang bersifat subjektif (pertimbangan
pribadi),karena allah tidak berkepentingan dan tidak bermaksud menarik
perhatian salah satu pihak manapun,orang yang salah tetap salah dan orang yang
benar tetap benar,tidak pernah dirugikan
Tidak ada perbuatan allah yang
sia-sia dan tanpa kebijaksanaan.tak ada kebijaksanaan allah yang di tujukan
untuk keuntungannya sendiri.allah tidak membutuhkan apa-apa tujuan sifat
bijaksana ini adalah keteraturan dan keberlangsungan alam hingga waktu yang
telah ditentukan
Keseluruhan pengetahuan mengenai apa
yang membuatmu tetap hidup berpikir merupakan anugerah bagi manusia dari
al-hakim.jika engkau melihat hal itu,niscaya engkau akan melihat tanda
kebijaksanaan allah dalam dirimu.
Contohnya
: Dalam organisasi sosial pun pernah (kalau kurang tepat dikatakan
sering)terjadi tindakan yang krang bijaksana, sehingga menimbulkan gejolak
dalam tubuh organisasi tersebut. Lebih terasa lagi dalam organisasi politik,
walapun masing-masing pihak mengemukakan argumentasi (alasan), walaupun bagaimana
sukar menghindari dari fokus subjektivitas.
5.Pengertian
AN-NASHIIRU
AN-NASHIIRU artinya allah maha
penolong.dia yang menolong hamba-hambanya mengenai keperluanya.bahkan sebelum
mahluk hidup ini diciptakan,allah telah menciptakan segala keperluannya.hal ini
berarti bahwa allah dengan benar menolong hambanya tanpa diminta lebih
dahulu.allah tidak menghendaki hamba-hambnya susah dan menderita.
ALLAH
adalah penolong hakiki sebagaimana firman allah
:
artinya:
Tiadakah kamu
mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepuyaan allah? Dan tiada
bagimu selain allah seorang pelindung maupun seorang penolong(albaqoroh:107)
Allah memberikan pertolongan tanpa
mengharapkan imbalan,karena ia tidak memerlukan pertolongan.allah menghendaki
agar manusia tau diri,berterimakasih dan bersyukur,karena semua itu akan
kembali kepada manusia.
Berbeda dengan manusia,disamping
banyak yang ikhlas memberikan pertolongan,tidak seikit juga yang tidak ikhlas
dan tetap mengharapkan balasan.allah selalu menolong hambanya selama hambanya
mau menolong sesamanya,bahkan menolong binatang kelaparan dan kehausanpun
mendapat pahala dari allah
AN-NASHIIRU ini menyatakan dalam
beberapa ayat dan surah,agar mahluk allah menyadari bahwa allah benar-benar
tetap menolong hambanya dan hamaba nya pun bersedia meneladani sifatnya dengan
cara menolong sesama.
Contohnya
: Allah memberikan pertolongan tanpa mengharapkan imbalan, karena Dia tidak
memerlukan pertolongan. Allah menghendaki, agar manusia tahu diri, tahu
berterima kasih (menyatakan rasa bersyukur), dan bersyukur itu pun akan kembali
lagi kepada manusia, karena Allah menambah lagi karunia-Nya.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kelima Asma Allah SWT tersebut telah
diaplikasikan oleh umat muslim terlepas dari kesadaran atau tanpa disadari.
Lingkungan merupakan tempat untuk membentuk ahklak atau perilaku terpuji dari
umat islam. Meskipun terkadang beberapa umat masih belum menunjukkan perilaku
yang kurang baik atau telah khilaf. Dengan belajar sungguh-sungguh,
melaksanakan ataupun belajar beribadah, mengucapkan bismillah saat memulai
aktivitas, membaca doa sebelum dan setelah pembelajaran, berbuat keadilan serta
menjalin silahturahmi adalah bentuk umat islam dalam mengamalkan Asma Allah
SWT.
B.
Saran
Saran kami dalam makalah ini adalah
agar kita senantiasa melakukan hal terpuji. Kemudian membiasakan diri untuk
mengamalkan hasil pembelajaran dengan baik dan mengaplikasikannya dalam kehidupan
sehari-hari.
REFERENSI
· Al-Asyqor,
umar sulaiman. 2010.Al asma al husna.Jakarta: Qisthi Press.
· Al-jerrahi,
toysun bayrok. 2000. Asmaul husna makna
dan khasiat . Jakarta : PT SERAMBI ILMU SEMESTA
· Hasan,
m. ali .1997. memahami dan meneladani
asmaul husna. Jakarta : PT raja grafindo persada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar