PANCASILA
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas
mata kuliah:
PANCASILA
Dosen Pengampu :
M. Sauki
Disusun oleh :
Hadiyan Farid (14710002)
Saifun Nisa (14710008)
Rara Salsabila Tsani (14710006)
Nuzulul Hikmah Balighoh (14710013)
Nurul Al Farros (14710024)
Dimas Hendra Wicaksono (14710046)
Muhammad Marzuki (14710028)
Fitriyana Hanifah (14710033)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pancasila
sebagai dasar negara sering disebut dasar falsafah negara (dasar filsafat
negara/philosophische grondslag) dari negara, ideologi negara (staatsidee).
Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan
negara. Dengan kata lain, Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur
penyelenggaraan negara.
Sebagai dasar
negara, Pancasila kembali diuji ketahanannya dalam era reformasi sekarang.
Merekahnya matahari bulan Juni 1945, 67 tahun yang lalu disambut dengan
lahirnya sebuah konsepsi kenengaraan yang sangat bersejarah bagi bangsa
Indonesia, yaitu lahirnya Pancasila.
Sejarah
Indonesia telah mencatat bahwa di antara tokoh perumus Pancasila itu ialah, Mr
Mohammad Yamin, Prof Mr Soepomo, dan Ir Soekarno. Dapat dikemukakan mengapa
Pancasila itu sakti dan selalu dapat bertahan dari guncangan kisruh politik di
negara ini, yaitu pertama ialah karena secara intrinsik dalam Pancasila itu
mengandung toleransi, dan siapa yang menantang Pancasila berarti dia menentang
toleransi.
Kedua,
Pancasila merupakan wadah yang cukup fleksibel, yang dapat mencakup faham-faham
positif yang dianut oleh bangsa Indonesia, dan faham lain yang positif tersebut
mempunyai keleluasaan yang cukup untuk memperkembangkan diri. Yang ketiga,
karena sila-sila dari Pancasila itu terdiri dari nilai-nilai dan norma-norma
yang positif sesuai dengan pandangan hidup bangsa Indonesia, dan nilai serta
norma yang bertentangan, pasti akan ditolak oleh Pancasila, misalnya Atheisme dan
segala bentuk kekafiran tak beragama akan ditolak oleh bangsa Indonesia yang
bertuhan dan ber-agama.
Namun diera
yang modern ini, pancasila bertambah lemah pengaruhnya terhadap bangsa
Indonesia, bahkan tidak sedikit yang lupa atau tidak hafal dengan sila-sila
yang ada dalam pancasila , terutama pada masyarakat menengah kebawah yang
notabennya tidak menempuh bangku-bangku sekolah, hal ini menjadi masalah baru
dalam pertahanan pancasila.
Dengan demikian
bahwa falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang harus
diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia agar menghormati, menghargai,
menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan
khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara
Indonesia ini. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap meyakini Pancasila
sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna memperkuat persatuan
dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia.
1.2 Perumusan Masalah
Dengan
memperhatikan latar belakang tersebut, agar dalam penulisan ini kami memperoleh
hasil yang diinginkan, maka kelompok kami sebagai penyusun mengemukakan
beberapa rumusan masalah. Rumusan masalah yang kami angkat sebagai pertanyaan
dasar dari wawancara kami adalah:
1. Apakah yang dimaksud dengan Pancasila?
2. Apa pengaruh pancasila dalam kehidupan
sehari-hari?
3. Bagaimana penerapan pancasila untuk zaman
sekarang?
4. Bagaimana agar pancasila dapat hidup kembali?
1.3 Tujuan
Tujuan dari penyusunan makalah ini
antara lain:
1. Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah
Pancasila.
2. Untuk menambah pengetahuan
tentang Pancasila sebagai dasar negara.
3. Untuk
membuktikan apakah Pancasila masih hidup dalam seluruh lapisan masyarakat
dengan bukti melakukan observasi dan wawancara.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN PANCASILA
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara
Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila
merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh
rakyat Indonesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila
adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan
Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan / perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
Meskipun terjadi perubahan kandungan
dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama
masaperumusan
Pancasila pada
tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila
2.2 HASIL WAWANCARA
·
Narasumber pertama
Pewawancara : menurut bapak apa arti dari pancasila ?
Tarjo
(tukang angkringan) : dasar Negara Indonesia ,terdiri dari lima sila,
berlambang burung garuda, menjadi pedoman bangsa Indonesia
Pewawancara : bisakah bapak menyebutkan 5 sila dari pancasila?
Tarjo
(tukang angkringan) : (1) Ketuhanan yang maha esa, (2) kemanusiaan
yang adil dan beradab, (3) persatuan Indonesia, (4) kerakyatan yang dipimpin
oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan, (5) keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
Pewawancara : tanggal berapa hari lahirnya pancasila?
Tarjo
(tukang angkringan) : 1 juni
Pewawancara : kegiatan apakah yang dapat mencerminkan sifat pancasila sila pertama?
Tarjo
(tukang angkringan) : sholat lima waktu, berdoa, berbuatat kebaikan
Pewawancara : bagaimana dengan sila kedua?
Tarjo
(tukang angkringan) : bermusyawaroh apabila ingin memumutuskan sesuatu
Pewawancara : sila ke tiga?
Tarjo : tidak adanya tawuran pelacur
Pewawancara : sila ke4?
Tarjo : bergotong royong.
Pewawancara : sila ke 5?
Tarjo : contohnya seperti saya ,sebagusnya pendidikan
digratiskan,agar orang seperti saya bisa sekolah,karena saya
merasa minder karena hanya
mampu sekolah SMA itu
pun putus ditengah jalan.
Pewawancara : apa yang bisa anda jelaskan tentang sejarah pancasila?
Tarjo : aduh udah lupa mas hehehe………..seingat saya ada campur
tangan soekarno dan muh yamin serta ada piagam jakartanya.
Pewawancara : bagaimana pelaksanaan pancasila dimasa sekarang ini?
Tarjo : belum terlaksana ,seperti kenaikan bbm saat
ini dengan kenaikan itu,rakyat yang miskin menjadi bertambah miskin sama
sekali tidak ada rasa keadilannya.
·
Narasumber ke dua
Pewawancara : apa yang anda ketahui tentang pancasila?
Mardi (petani) : menurut saya pancasila adalah pedoman hidup
warga Negara Indonesia dan berisi peraturan-peraturan pemerintah
Pewawancara : bagaimana meneladani nilai-nilai pancasila?
Mardi (petani) : dengan berbakti kepada tuhan yang maha ESA, menjalankan
kehidupan berdasarkan UUD, mengadakan musyawaroh.
Pewawancara : sebagai tokoh masyarakat, bagaimana bapak menerapkan pancasila?
Mardi (petani) : mengutamakan gotong-royong, saling
membantu,adil, apabila terjadi kesalahan tidak dihukumi sendiri namun harus
berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Pewawancara : bisakah bapak sebutkan kelima sila dari sila-sila pancasila?
Mardi(petani) : 1. ketuhanan yang maha ESA.
2. kemanusiaan
yang adil dan beradab.
3. Persatuan
Indonesia.
4. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
· Narasumber ketiga
Pewawancara : apa yang bapak ketahui
tentang pancasila?
Agus
mulyono (t. parkir) : yang bapak tau, pancasila adalah dasar Negara Indonesia
Pewawancara : apa pengaruh pancasila
dalam kehidupan sehari-hari?
Agus
mulyono (t. parkir) : bisa
bersosialisasi pada orang lain
Pewawancara : bagaimana dengan penerapan pancasila zaman ini?
Agus
mulyono (t. parkir) : tidak sesuai dengan zaman sekarang, zaman sekarang lebih modern
Pewawancara : apa usaha yang seharusnya dlakukan untuk menghidupkan pancasila kembali?
Agus
mulyono (t. parkir) : pemuda bangsa Indonesia harus melestarikan khususnya
budaya bangsa Indonesia dengan harus lebih memahami isi dari pancasila itu
sendiri.
·
Narasumber keempat
Pewawancara : apa yang anda ketahui
tentang pancasila?
Sukir
(penjual mie ayam) : sebuah
pedoman, tetapi ketika saya ditanya mengenai 5 sila , saya hanya hafal sila 1
dan sila 3.
Pewawancara : apa pengaruh pancasila dalam kehiuan
sehari-hari?
Sukir
(penjual mie ayam) : sangat
berpengaruh tentunya, karena dalam kehidupan
sehari-harikita menuruti aturan-aturan dari pancasila, contohnya sila pertama, masyarakat pasti akan
mematuhi aturan-aturan agama.
Pewawancara : bagaimana dengan penerapan pancasila zaman sekarang?
Sukir
(penjual mie ayam) : kalau pancasilanya sangat masih ada, tetapi untuk meyakini, mengerti dan memahami sudah memudar dan banyak lupa, apalagi para pemuda zaman sekarang, dengan datangnya teknologi dan hal-hal yang modern membuat lupa tentang
pancasila itu sendiri.
Pewawancara : bagaimana cara agar pancasila tersebut hidup kembali?
Sukir (penjual mie ayam) : hal
yang terpenting adalah dari segi pendidikan. Pada kurikulum zaman sekarang, pancasila seolah-olah dinomor duakan,
seharusnya pancasila itu adalah pelajarannya agar bisa dipahami lebih dalam
lagi. Zaman sekarang anak-anak ini lebih banyak teori dari pada
praktik.
· Narasumber
ke lima (satpam)
Pewawancara : Bagaimana
pendapat anda tentang demokrasi kenaikan BBM?
Narasumber : Menurut saya, demokrasi
kenaikan BBM itu bisa disebut.. Pemerintah itu tidak mengindahkan, seperti
katanya anggota DPR tidak menyetujui, namun pemerintah tetap menaikan.. Nah itu
demokrasinya dimana. Mungkin seperti itu.
Pewawancara
: Bagaimana pendapat
Anda tentang kenaikan BBM?
Narasumber : Menurut saya, dampak
kenaikan BBM yang paling real itu terdapat pada masyarakat tentunya. Sebagai contoh saja, kita saat mau beli apa-apa
pasti meskipun yang naik hanya bahan bakar, tetapi semua itu terkena imbasnya,
dari bahan pokok, makanan, pakaian, dan lain sebagainya. Nah ada dampak
positifnya juga, supaya masyarakat disadarkan untuk lebih bekerja keras,
apalagi untuk menghasilkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya
dengan kenaikan seperti itu.
Pewawancara : Menurut Anda, apakah
setelah adanya kenaikan BBM itu, bangsa Indonesia bisa maju atau bisa membayar
hutang-hutangnya?
Narasumber : Jawabanya pasti mungkin. Tidak
ada yang tidak mungkin, apalagi hutangnya Indonesia sepengetahuan saya, tiap
tahunnya Indonesia harus membayar kurang
lebih Indonesia harus membayar kurang
lebih 200 triliyun lebih, karena bunganya sangat besar. Nah untuk mebayar
hutang-hutang itu otomatis diperlukan sangat banyak, dan mungkin dengan
dikuranginya subsidi BBM itu akan bisa meringankan hutang-hutang Indonesia,
tetapi mungkin programnya presiden kita saat ini untuk meningkatkan stuktur
karena seperti yang kita ketahui, sekarang index infrastruktur yang dimiliki
Indonesia itu hanya sejauh di bawah negara-negara tetangga seperti Malaysia,
Singapura, Brunei dan lain lain, sedangkan kita yang lebih dulu merdeka
dibanding yang lain dan juga sebagai pencetus ASEAN juga. Nah tapi mengapa malah
kita sekarang di bawah mereka, nah seharusnya kita bisa sejajar lah minimal. Sedangkan subsidi BBM yang murah malah
kebanyakan yang menikmati adalah orang orang menengah keatas.
· Narasumber
ke enam (penjaga warung)
Pewawancara : Menurut anda pancasila itu
apa?
Narasumber : Pancasila adalah lima sila
yang menjadi pondasi bagi negara Indonesia. Fungsi pancaila yaitu antara lain sebagai
pandanganhidup bangsa, dasar negara, ideologi nasional, sumber dari segala
sumber hukum, jiwa dan kepribadian bangsa, perjanjian luhur, dan cita-cita dan
tujuan bangsa.
Pewawancara : Menurut anda apakah fungsi
pancasila sejalan dengan realita
masyarakat yang ada saat ini?
Narasumber : Menurut saya, ada sebagian
yang sudah sejalan dan ada yang tidak. Karena pada dasarnya sifat manusia
memang berbeda-beda. Contohnya untuk sila yang keempat, masih banyak
orang-orang yang egois mementingkan pendapatnya sendiri, padahal dalam
musyawarah, kita juga harus menghargai pendapat orang lain. Tentu saja tidak
semuanya seperti itu.
Pewawancara : Menurut anda apakah anda
sudah menjalankan pancasila?
Narasumber : Sudah, contohnya untuk sila
pertama, saya sudah menjalankan. Yaitu dengan mempercayai tuhan YME dan
menjalankan ibadah dengan baik, insyaAllah.
Pewawancara : Berartikah pancasila di
kehidupan anda?
Narasumber : Tentu saja. Sebagai pedoman hidup saya sebagai rakyat bangsa
Indonesia untuk menaati peraturan UUD..
Pewawancara : Bagaimana menurut pendapat
anda tentang nilai-nilai pancasila yang mulai memudar saat ini?
Narasumber : Menurut saya itu wajar, ya
karena jaman yang semakin modern ini., para siswa jarang diwajibkan untuk
menghafal pancasila. Bahkan upacara pun jarang dilakukan. Hanya saat hari hari
besar, tidak seperti jaman saya dulu. Jadi menurut saya juga itu adalah
kesalahan pendidik. Bukan hanya generasi muda yang mulaimengabaikan pancasila.
Sementara itu teknologiyang semakin berkembang pesat membuat orang-orang enggan
menghiraukan pancasila yang mereka anggat kurang penting. Padahal sebenarnya pancasila
adalah cirikhas bangsa Indonesia.
Pewawancara : Apakah nilai – nilai
pancasila juga berpengaruh terhadap pekerjaan sehari – hari anda?
Narasumber : Tentu saja, karena nilai –
nilai yang terkandung dalam pancasila cocok dengan kehidupan sehari – hari
saya, karena pancasila sudah menjadi pedoman hidup saya, dan tidak bertentangan
dengan hati nurani saya.
Pewawancara : Apakah anda tau kenapa
bangsa Indonesia menggunakan pancasila sebagai dasar Negara?
Narasumber : Karena jika komunis tidak
cocok dengan kepribadian bangsa Indonesia karena sejak dulu pancasila sudah
mendarah daging di bangsa Indonesia.
Pewawancara : Kenapa selain pancasila
tidak cocok dengan bangsa Indonesia?
Narasumber : Karena pancasila dasar nya
tidak dari keyakinan sekelompok tetapi dari hasil dari kesepakatan masyarakat
bersama. Dengan demikian pancasila milik
kita bersama.
Pewawancara : Bagaimana menurut anda
tentang pejabat yang tidak hafal pancasila?
Narasumber : Seharus nya kalau mau jadi
pejabat harus di tes dari hal yang sepele seperti hafal pancasila, kalu tidak
hafal pancasila bagaimana bisa mengurus Negara? Padahal pancasila adalah dasar
Negara.
Pewawancara
: Membaca pancasila saat
upacara apakah penting menurut anda? Mengapa?
Narasumber : Penting, walaupun menurut
saya itu agak membosankan, kalau tidak dibasakan , penerus bangsa tidak akan
hafal pancasila dan pancasila akan semakin pudar dari generasi ke generasi.
Pewawancara : Menurut anda kenapa harus
ada mata pelajaran pancasila?
Narasumber : Karena biar pancasila tidak pudar
dan generasi muda dapat memahami dasar Negara nya sendiri.
Pewawancara : Apakah menurut anda kenaikan
bbm sejalan dengan nilai – nilai
pancasila?
Narasumber : Bertentangan dengan sila ke
– 2, karena gara – gara bbm nail banyak masyarakat yang sengsara, dan itu
sangat tidak beradab.
Pewawancara : Bagaimana guru anda
mengajarkan pancasila di sekolah?
Narasumber : Dengan menjabarkan apa
fungsi dari sila – sila nya, santai, di contohkan dengan apa yang terjadi saat
ini.
Pewawancara
: apakah demo yang marak saat
ini sejalan dengan nilai – nilai pancasila?
Narasumber : Kalau menyampaikan aspirasi
sejalan, tetapi kalau dengan kekerasan tidak sejalan.
Pewawancara
: Apakah media yang sangat
kuat mempengaruhi generasi muda saat ini melanggar nilai – nilai pancasila?
Narasumber : Jadi kalau perilaku generasi
muda saat ini menyimpang, berarti media melanggar nilai – nilai pancasila.
Pewawancara
: Apakah menurut anda
pancasila bisa di pakai di Negara lain?
Narasumber : Tidak tau, tapi mungkin
kalau masih serumpun, seperti Malaysia, mungkin bisa, tapi kalau dari dulu
Negara itu komunis, tidak bisa.
Pewawancara
: Bagaimana menurut anda jika
bangsa Indonesia tidak mempunyai pancasila?
Narasumber : Ya seperti orang komunis,
soalnya tidak punya pondasi Negara, dan gampang ambruk Negara nya.
·
Narasumber ke tujuh (sales)
Pewawancara
: Menurut anda pancasila itu
apa?
Narasumber :
Ideologi
bangsa indonesia
Pewawancara
: Menurut anda, apa fungsi
pancasila bagi negara Indonesia?
Narasumber : Pegangan hidup
Pewawancara
: Menurut anda apakah anda
sudah menjalankan pancasila sila 1-5?
Narasumber : Belum sepenuhnya, terkadang
masih malu menunjukan sikap nasionalisme
Pewawancara : Berartikah pancasila di
kehidupan anda?
Narasumber : Iya dong, tanpa pancasila
perbedaan tak akan menyatu
Pewawancara
: Bagaimana pendapat anda
tentang nilai – nilai pancasila yang mulai memudar saat ini?
Narasumber : Pancasila sudah baik namun
cara menanamkan nilainya kurang efektif sehingga orang – orang sekedar hafal
namun tidak mengerti.
Pewawancara
: Apakah pancasila berpengaruh
terhadap pekerjaan anda sehari – hari?
Narasumber : Belum, belum bisa
menghayati, tetapi saya menjadi lebih toleransi
Pewawancara : Kenapa bangsa Indonesia
memakai pancasila?
Narasumber : Untuk menyatukan dan memberi
pedoman bangsa
Pewawancara
: Kenapa selain pancasila
tidak cocok untuk bangsa Indonesia?
Narasumber : Karena pancasila adalah
penengah anatara sosialis dan liberal. Yang mana dulu keduanya pernah dipraktikan namun hanya menimbulkan
pertikaian dan pancasila adalah penengah serta solusi nya.
Pewawancara
: Bagaimana menurut anda
tentang pejabat yang tidak hafal pancasila?
Narasumber : Menjijikan, menjadi wakil
rakyat tetapi tidak tahu ideology bangsa adalah satu langkah untuk mengkhianati
rakyat dan menghancurkan bangsa
Pewawancara
: Apakah demo yang marak saat
ini sejalan dengan nilai – nilai pncasila?
Narasumber : Tidak demo hanya aksi yang
sia – sia dan tidak mencerminkan pancasila
KESIMPULAN
Dengan
masyarakat kita yang plural serta berasal dari berbagai lapisan kehidupan, pengertian
dasar Pancasila menurut masyarakat Indonesia cukup dimengerti maknanya.
Meskipun banyak yang tidak mampu menjelaskan secara lebih tepatnya, namun sudah
cukup mewakili dari makna Pancasila yang sebenarnya. Seperti, Pancasila adalah
pedoman Negara Indonesia. Sila Pancasila sendiri cukup dihafal dengan baik oleh
kalangan masyarakat Indonesia sendiri tentunya, terlebih pada usia remaja yang
masih duduk di bangku sekolah. Nilai-nilai Pancasila pun terlihat jelas di
kalangan masyarakat Indonesia sehingga sangat jelas bahwa Pancasila merupakan
pedoman negara Indonesia yang harus direalisasikan supaya menuju Indonesia yang
sejahtera. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, nilai-nilai
Pancasila mulai memudar, dan salah satu cara yang harus diterapkan adalah
dengan memperbaiki kurikulum pada pendidikan yang mengampu tentang
Pancasila tersebut. Bukan hanya pendidikan yang kita harus perbaiki,tetapi
akhlak kita juga harus diperbaiki agar kita sebagai manusia bisa menghargai
sesama makhluk.