Rabu, 17 Desember 2014

KANDUNGAN GIZI MAKANAN DAN FUNGSI BAGI TUBUH

 PENJASKES

KANDUNGAN GIZI MAKANAN DAN FUNGSI BAGI TUBUH




Slide1




OLEH KELOMPOK 1:
1. ABDUL AZIZ
2. DEWI AMANATUS SANIYAH
3. DWI CAHYO HADYONO
4. KHARISATUL MAGHFIROH
5. LAILATUL FITRIAH
6. MOH. ABDUL HADI
7. NUZULUL HIKMAH BALIGHOH
8. RYAN ADI PUTRANTO
9. ILHAM QOLBANA FIDDAROIN
10. ANDI ISNA SYAMSURIANA

KeLAS: XII BAHASA 1





YAYASAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
MADRASAH ALIYAH AL-ITTIHAD
JL.RAYA 01 BELUNG PONCOKUSUMO 65157 MALANG-JAWA TIMUR


Kamis, 11 Desember 2014

Pancasila


PANCASILA








Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah:

PANCASILA

Dosen Pengampu :

M. Sauki

Disusun oleh :

Hadiyan Farid (14710002)
Saifun Nisa (14710008)
Rara Salsabila Tsani (14710006)
Nuzulul Hikmah Balighoh (14710013)
Nurul Al Farros (14710024)
Dimas Hendra Wicaksono (14710046)
Muhammad Marzuki (14710028)
Fitriyana Hanifah (14710033)

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
2014

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

          Pancasila sebagai dasar negara sering disebut dasar falsafah negara (dasar filsafat negara/philosophische grondslag) dari negara, ideologi negara (staatsidee). Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan negara. Dengan kata lain, Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. 
Sebagai dasar negara, Pancasila kembali diuji ketahanannya dalam era reformasi sekarang. Merekahnya matahari bulan Juni 1945, 67 tahun yang lalu disambut dengan lahirnya sebuah konsepsi kenengaraan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, yaitu lahirnya Pancasila.
Sejarah Indonesia telah mencatat bahwa di antara tokoh perumus Pancasila itu ialah, Mr Mohammad Yamin, Prof Mr Soepomo, dan Ir Soekarno. Dapat dikemukakan mengapa Pancasila itu sakti dan selalu dapat bertahan dari guncangan kisruh politik di negara ini, yaitu pertama ialah karena secara intrinsik dalam Pancasila itu mengandung toleransi, dan siapa yang menantang Pancasila berarti dia menentang toleransi.
Kedua, Pancasila merupakan wadah yang cukup fleksibel, yang dapat mencakup faham-faham positif yang dianut oleh bangsa Indonesia, dan faham lain yang positif tersebut mempunyai keleluasaan yang cukup untuk memperkembangkan diri. Yang ketiga, karena sila-sila dari Pancasila itu terdiri dari nilai-nilai dan norma-norma yang positif sesuai dengan pandangan hidup bangsa Indonesia, dan nilai serta norma yang bertentangan, pasti akan ditolak oleh Pancasila, misalnya Atheisme dan segala bentuk kekafiran tak beragama akan ditolak oleh bangsa Indonesia yang bertuhan dan ber-agama.
Namun diera yang modern ini, pancasila bertambah lemah pengaruhnya terhadap bangsa Indonesia, bahkan tidak sedikit yang lupa atau tidak hafal dengan sila-sila yang ada dalam pancasila , terutama pada masyarakat menengah kebawah yang notabennya tidak menempuh bangku-bangku sekolah, hal ini menjadi masalah baru dalam pertahanan pancasila.
Dengan demikian bahwa falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia agar menghormati, menghargai, menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara Indonesia ini. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap meyakini Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia.

1.2  Perumusan Masalah
              
Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, agar dalam penulisan ini kami memperoleh hasil yang diinginkan, maka  kelompok kami sebagai penyusun mengemukakan beberapa rumusan masalah. Rumusan masalah yang kami angkat sebagai pertanyaan dasar dari wawancara kami adalah:
1. Apakah yang dimaksud dengan Pancasila?
2. Apa pengaruh pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
3. Bagaimana penerapan pancasila untuk zaman sekarang?
4. Bagaimana agar pancasila dapat hidup kembali?






1.3  Tujuan

Tujuan dari penyusunan makalah ini antara lain:
1. Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pancasila.
2. Untuk menambah pengetahuan tentang Pancasila sebagai dasar negara.
3. Untuk membuktikan apakah Pancasila masih hidup dalam seluruh lapisan masyarakat dengan bukti melakukan observasi dan wawancara.

















BAB II
PEMBAHASAN

2.1     PENGERTIAN PANCASILA
          Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
          Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
          Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masaperumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila

2.2     HASIL WAWANCARA

·     Narasumber pertama 

Pewawancara                     : menurut bapak apa arti dari pancasila ?
Tarjo (tukang angkringan) : dasar Negara Indonesia ,terdiri dari lima sila, berlambang burung garuda, menjadi pedoman bangsa Indonesia
Pewawancara                      : bisakah bapak menyebutkan 5 sila dari   pancasila?
Tarjo (tukang angkringan) : (1) Ketuhanan yang maha esa, (2) kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) persatuan Indonesia, (4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, (5) keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
Pewawancara                      : tanggal berapa hari lahirnya pancasila?
Tarjo (tukang angkringan)   : 1 juni
Pewawancara                   : kegiatan apakah yang dapat mencerminkan sifat   pancasila sila pertama?
Tarjo (tukang angkringan)   : sholat lima waktu, berdoa, berbuatat kebaikan
Pewawancara                      : bagaimana dengan sila kedua?
Tarjo (tukang angkringan)   : bermusyawaroh apabila ingin memumutuskan   sesuatu
Pewawancara                      : sila ke tiga?
Tarjo                                      : tidak adanya tawuran pelacur
Pewawancara                      : sila ke4?
Tarjo                                      : bergotong royong.
Pewawancara                      : sila ke 5?


Tarjo                           : contohnya  seperti saya ,sebagusnya  pendidikan  digratiskan,agar orang seperti saya bisa sekolah,karena  saya  merasa  minder  karena hanya   mampu  sekolah SMA  itu  pun putus ditengah jalan.
Pewawancara                   : apa yang bisa anda jelaskan tentang sejarah   pancasila?
Tarjo                                 : aduh udah lupa mas hehehe………..seingat saya ada campur tangan soekarno  dan muh yamin serta  ada piagam jakartanya.
Pewawancara                  : bagaimana  pelaksanaan  pancasila dimasa sekarang ini?
Tarjo                                : belum terlaksana ,seperti kenaikan  bbm saat  ini dengan kenaikan itu,rakyat yang miskin menjadi bertambah miskin sama sekali tidak ada rasa keadilannya.

·     Narasumber ke dua

Pewawancara                   : apa yang anda ketahui tentang pancasila?
Mardi (petani)                   : menurut saya pancasila adalah pedoman hidup warga Negara Indonesia dan berisi peraturan-peraturan pemerintah
Pewawancara                   : bagaimana meneladani nilai-nilai pancasila?
Mardi (petani)                   : dengan berbakti kepada tuhan yang maha ESA, menjalankan kehidupan berdasarkan UUD, mengadakan musyawaroh.
Pewawancara                   : sebagai tokoh masyarakat, bagaimana bapak menerapkan pancasila?
Mardi (petani)                   : mengutamakan gotong-royong, saling membantu,adil, apabila terjadi kesalahan tidak dihukumi sendiri namun harus berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Pewawancara                   : bisakah bapak sebutkan kelima sila dari sila-sila pancasila?
Mardi(petani)                    : 1. ketuhanan yang maha ESA.
                                         2. kemanusiaan yang adil dan beradab.
                                         3. Persatuan Indonesia.
                                         4. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
                                         5. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

·     Narasumber ketiga

Pewawancara                   : apa yang bapak ketahui tentang pancasila?
Agus mulyono (t. parkir)    : yang bapak tau, pancasila adalah dasar Negara Indonesia
Pewawancara                   : apa pengaruh pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
Agus mulyono (t. parkir)    : bisa bersosialisasi pada orang lain
Pewawancara                   : bagaimana dengan penerapan pancasila zaman ini?
Agus mulyono (t. parkir)    : tidak sesuai dengan zaman sekarang, zaman sekarang lebih modern
Pewawancara                   : apa usaha yang seharusnya dlakukan untuk menghidupkan pancasila kembali?
Agus mulyono (t. parkir)    : pemuda bangsa Indonesia harus melestarikan khususnya budaya bangsa Indonesia dengan harus lebih memahami isi dari pancasila itu sendiri.

·     Narasumber keempat

Pewawancara                   : apa yang anda ketahui tentang pancasila?
Sukir (penjual mie ayam)  : sebuah pedoman, tetapi ketika saya ditanya mengenai 5 sila , saya hanya hafal sila 1 dan sila 3.
Pewawancara                   : apa pengaruh pancasila dalam kehiuan sehari-hari?
Sukir (penjual mie ayam)  : sangat berpengaruh tentunya, karena dalam kehidupan sehari-harikita menuruti aturan-aturan   dari pancasila, contohnya sila pertama, masyarakat pasti akan mematuhi aturan-aturan agama.
Pewawancara                   : bagaimana dengan penerapan pancasila zaman sekarang?
Sukir (penjual mie ayam)  : kalau pancasilanya sangat masih ada, tetapi untuk meyakini, mengerti dan memahami sudah memudar dan banyak lupa, apalagi para pemuda zaman sekarang, dengan datangnya teknologi dan hal-hal yang modern membuat lupa tentang pancasila itu sendiri.
Pewawancara                   : bagaimana cara agar pancasila tersebut hidup kembali?

Sukir (penjual mie ayam)  : hal yang terpenting adalah dari segi pendidikan. Pada kurikulum zaman sekarang, pancasila seolah-olah dinomor duakan, seharusnya pancasila itu adalah pelajarannya agar bisa dipahami lebih dalam lagi. Zaman sekarang anak-anak ini lebih banyak teori dari pada praktik.

·     Narasumber ke lima (satpam)

Pewawancara                   : Bagaimana pendapat anda tentang demokrasi kenaikan BBM?
Narasumber                     : Menurut saya, demokrasi kenaikan BBM itu bisa disebut.. Pemerintah itu tidak mengindahkan, seperti katanya anggota DPR tidak menyetujui, namun pemerintah tetap menaikan.. Nah itu demokrasinya dimana. Mungkin seperti itu.
Pewawancara                   : Bagaimana pendapat Anda tentang kenaikan BBM?
Narasumber                     : Menurut saya, dampak kenaikan BBM yang paling real itu terdapat pada masyarakat tentunya.  Sebagai contoh saja, kita saat mau beli apa-apa pasti meskipun yang naik hanya bahan bakar, tetapi semua itu terkena imbasnya, dari bahan pokok, makanan, pakaian, dan lain sebagainya. Nah ada dampak positifnya juga, supaya masyarakat disadarkan untuk lebih bekerja keras, apalagi untuk menghasilkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya dengan kenaikan seperti itu.
Pewawancara                   : Menurut Anda, apakah setelah adanya kenaikan BBM itu, bangsa Indonesia bisa maju atau bisa membayar hutang-hutangnya?
Narasumber                     : Jawabanya pasti mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin, apalagi hutangnya Indonesia sepengetahuan saya, tiap tahunnya Indonesia harus membayar  kurang lebih  Indonesia harus membayar kurang lebih 200 triliyun lebih, karena bunganya sangat besar. Nah untuk mebayar hutang-hutang itu otomatis diperlukan sangat banyak, dan mungkin dengan dikuranginya subsidi BBM itu akan bisa meringankan hutang-hutang Indonesia, tetapi mungkin programnya presiden kita saat ini untuk meningkatkan stuktur karena seperti yang kita ketahui, sekarang index infrastruktur yang dimiliki Indonesia itu hanya sejauh di bawah negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei dan lain lain, sedangkan kita yang lebih dulu merdeka dibanding yang lain dan juga sebagai pencetus ASEAN juga. Nah tapi mengapa malah kita sekarang di bawah mereka, nah seharusnya kita bisa sejajar lah minimal.  Sedangkan subsidi BBM yang murah malah kebanyakan yang menikmati adalah orang orang menengah keatas.


·     Narasumber ke enam (penjaga warung)

Pewawancara                   : Menurut anda pancasila itu apa?
Narasumber                     : Pancasila adalah lima sila yang menjadi pondasi bagi negara Indonesia. Fungsi pancaila yaitu antara lain sebagai pandanganhidup bangsa, dasar negara, ideologi nasional, sumber dari segala sumber hukum, jiwa dan kepribadian bangsa, perjanjian luhur, dan cita-cita dan tujuan bangsa.
Pewawancara                   : Menurut anda apakah fungsi pancasila sejalan dengan realita masyarakat yang ada saat ini?
Narasumber                     : Menurut saya, ada sebagian yang sudah sejalan dan ada yang tidak. Karena pada dasarnya sifat manusia memang berbeda-beda. Contohnya untuk sila yang keempat, masih banyak orang-orang yang egois mementingkan pendapatnya sendiri, padahal dalam musyawarah, kita juga harus menghargai pendapat orang lain. Tentu saja tidak semuanya seperti itu.
Pewawancara                   : Menurut anda apakah anda sudah menjalankan pancasila?
Narasumber                     : Sudah, contohnya untuk sila pertama, saya sudah menjalankan. Yaitu dengan mempercayai tuhan YME dan menjalankan ibadah dengan baik, insyaAllah.
Pewawancara                   : Berartikah pancasila di kehidupan anda?
Narasumber                     : Tentu saja. Sebagai pedoman hidup saya sebagai rakyat bangsa Indonesia untuk menaati peraturan UUD..
Pewawancara                   : Bagaimana menurut pendapat anda tentang nilai-nilai pancasila yang mulai memudar saat ini?



Narasumber                     : Menurut saya itu wajar, ya karena jaman yang semakin modern ini., para siswa jarang diwajibkan untuk menghafal pancasila. Bahkan upacara pun jarang dilakukan. Hanya saat hari hari besar, tidak seperti jaman saya dulu. Jadi menurut saya juga itu adalah kesalahan pendidik. Bukan hanya generasi muda yang mulaimengabaikan pancasila. Sementara itu teknologiyang semakin berkembang pesat membuat orang-orang enggan menghiraukan pancasila yang mereka anggat kurang penting. Padahal sebenarnya pancasila adalah cirikhas bangsa Indonesia.
Pewawancara                   : Apakah nilai – nilai pancasila juga berpengaruh terhadap pekerjaan sehari – hari anda?
Narasumber                     : Tentu saja, karena nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila cocok dengan kehidupan sehari – hari saya, karena pancasila sudah menjadi pedoman hidup saya, dan tidak bertentangan dengan hati nurani saya.
Pewawancara                   : Apakah anda tau kenapa bangsa Indonesia menggunakan pancasila sebagai dasar Negara?
Narasumber                     : Karena jika komunis tidak cocok dengan kepribadian bangsa Indonesia karena sejak dulu pancasila sudah mendarah daging di bangsa Indonesia.
Pewawancara                   : Kenapa selain pancasila tidak cocok dengan bangsa Indonesia?
Narasumber                     : Karena pancasila dasar nya tidak dari keyakinan sekelompok tetapi dari hasil dari kesepakatan masyarakat bersama. Dengan demikian pancasila  milik kita bersama.
Pewawancara                   : Bagaimana menurut anda tentang pejabat yang tidak hafal pancasila?
Narasumber                     : Seharus nya kalau mau jadi pejabat harus di tes dari hal yang sepele seperti hafal pancasila, kalu tidak hafal pancasila bagaimana bisa mengurus Negara? Padahal pancasila adalah dasar Negara.
Pewawancara                   : Membaca pancasila saat upacara apakah penting menurut anda? Mengapa?
Narasumber                     : Penting, walaupun menurut saya itu agak membosankan, kalau tidak dibasakan , penerus bangsa tidak akan hafal pancasila dan pancasila akan semakin pudar dari generasi ke generasi.
Pewawancara                   : Menurut anda kenapa harus ada mata pelajaran pancasila?
Narasumber                     : Karena biar pancasila tidak pudar dan generasi muda dapat memahami dasar Negara nya sendiri.
Pewawancara                   : Apakah menurut anda kenaikan bbm sejalan dengan nilai – nilai  pancasila?
Narasumber                     : Bertentangan dengan sila ke – 2, karena gara – gara bbm nail banyak masyarakat yang sengsara, dan itu sangat tidak beradab.
Pewawancara                   : Bagaimana guru anda mengajarkan pancasila di sekolah?
Narasumber                     : Dengan menjabarkan apa fungsi dari sila – sila nya, santai, di contohkan dengan apa yang terjadi saat ini.
Pewawancara                   : apakah demo yang marak saat ini sejalan dengan nilai – nilai pancasila?
Narasumber                     : Kalau menyampaikan aspirasi sejalan, tetapi kalau dengan kekerasan tidak sejalan.
Pewawancara                   : Apakah media yang sangat kuat mempengaruhi generasi muda saat ini melanggar nilai – nilai pancasila?
Narasumber                     : Jadi kalau perilaku generasi muda saat ini menyimpang, berarti media melanggar nilai – nilai pancasila.
Pewawancara                   : Apakah menurut anda pancasila bisa di pakai di Negara lain?
Narasumber                     : Tidak tau, tapi mungkin kalau masih serumpun, seperti Malaysia, mungkin bisa, tapi kalau dari dulu Negara itu komunis, tidak bisa.
Pewawancara                   : Bagaimana menurut anda jika bangsa Indonesia tidak mempunyai pancasila?
Narasumber                     : Ya seperti orang komunis, soalnya tidak punya pondasi Negara, dan gampang ambruk Negara nya.

·     Narasumber ke tujuh (sales)


Pewawancara                   : Menurut anda pancasila itu apa?
Narasumber                     : Ideologi bangsa indonesia
Pewawancara                   : Menurut anda, apa fungsi pancasila bagi negara Indonesia?
Narasumber                     : Pegangan hidup
Pewawancara                   : Menurut anda apakah anda sudah menjalankan pancasila sila 1-5?
Narasumber                     : Belum sepenuhnya, terkadang masih malu menunjukan sikap nasionalisme
Pewawancara                   : Berartikah pancasila di kehidupan anda?
Narasumber                     : Iya dong, tanpa pancasila perbedaan tak akan menyatu
Pewawancara                   : Bagaimana pendapat anda tentang nilai – nilai pancasila yang mulai memudar saat ini?
Narasumber                     : Pancasila sudah baik namun cara menanamkan nilainya kurang efektif sehingga orang – orang sekedar hafal namun tidak mengerti.
Pewawancara                   : Apakah pancasila berpengaruh terhadap pekerjaan anda sehari – hari?
Narasumber                     : Belum, belum bisa menghayati, tetapi saya menjadi lebih toleransi
Pewawancara                   : Kenapa bangsa Indonesia memakai pancasila?
Narasumber                     : Untuk menyatukan dan memberi pedoman bangsa
Pewawancara                   : Kenapa selain pancasila tidak cocok untuk bangsa Indonesia?
Narasumber                     : Karena pancasila adalah penengah anatara sosialis dan liberal. Yang mana dulu keduanya  pernah dipraktikan namun hanya menimbulkan pertikaian dan pancasila adalah penengah serta solusi nya.
Pewawancara                   : Bagaimana menurut anda tentang pejabat yang tidak hafal pancasila?
Narasumber                     : Menjijikan, menjadi wakil rakyat tetapi tidak tahu ideology bangsa adalah satu langkah untuk mengkhianati rakyat dan menghancurkan bangsa
Pewawancara                   : Apakah demo yang marak saat ini sejalan dengan nilai – nilai pncasila?
Narasumber                     : Tidak demo hanya aksi yang sia – sia dan tidak mencerminkan pancasila







KESIMPULAN

Dengan masyarakat kita yang plural serta berasal dari berbagai lapisan kehidupan, pengertian dasar Pancasila menurut masyarakat Indonesia cukup dimengerti maknanya. Meskipun banyak yang tidak mampu menjelaskan secara lebih tepatnya, namun sudah cukup mewakili dari makna Pancasila yang sebenarnya. Seperti, Pancasila adalah pedoman Negara Indonesia. Sila Pancasila sendiri cukup dihafal dengan baik oleh kalangan masyarakat Indonesia sendiri tentunya, terlebih pada usia remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Nilai-nilai Pancasila pun terlihat jelas di kalangan masyarakat Indonesia sehingga sangat jelas bahwa Pancasila merupakan pedoman negara Indonesia yang harus direalisasikan supaya menuju Indonesia yang sejahtera. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, nilai-nilai Pancasila mulai memudar, dan salah satu cara yang harus diterapkan adalah dengan memperbaiki kurikulum pada pendidikan yang mengampu tentang Pancasila  tersebut. Bukan hanya pendidikan yang kita harus perbaiki,tetapi akhlak kita juga harus diperbaiki agar kita sebagai manusia bisa menghargai sesama makhluk.