Selasa, 25 November 2014

AL-ASMA AL-HUSNA SEBAGAI MEDIA MENGENAL ALLAH dan INSPIRASI BAGI PEMBENTUK AKHLAK

AL-ASMA AL-HUSNA SEBAGAI MEDIA  MENGENAL ALLAH dan INSPIRASI BAGI PEMBENTUK AKHLAK


Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
AKHLAQ TASAWUF
Dosen Pengampu :
Bapak Aris Fauzan
Disusun oleh :
-Hadiyan farid (1470002)
-Nikmah gustika lubis (1470037)
-Nuzulul hikmah balighoh (14710013)
-Nur annisah salman (14710027)

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
2014/2015
BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
            Sebagai umat muslim tentunya harus mengikuti semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan.Al Qur’an dan hadis nabi harus menjadi pedoman kehidupan bagi umat muslim di belahan bumi manapun .pada kenyataannya,banyak umat muslim yang mengaku berpedoman dengan al qur’an dan hadis namun perilakunya terbalik dari pedoman tersebut. Nama-nama allah swt atau asmaul husna yang berjumlah 99 sudan mencerminkan,betapa luhurbdan agungnya Allah swt.Asmaul husna merupakan esensi yang sangat  penting untuk umat muslim dalam berperilaku dan wajib berusaha untuk mengaplikasikannya kedfalam kehidupannya sehari-hari  sebagai manusia yang berakhlak mulia.
            Berdasarkan latarbelakang yang di dapatkan maka makalah ini mengangkat masalah umum tentang bagaimana mengaplikasikan asmaul husna sebagai media mengenal allah dan inspirasi bagi pembentuk akhlak yang sesuai dengan lima sifat dari 99 asmaul husna yaitu  AR-RAHIIM, AL-ALIM,AL-GHAFUR,AL-HAKIM,AN-NASHIIRU

B.Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang di atas maka pembahasan makalah ini akan difokuskan pada masalah-masalah sebagai  berikut:
1.Apa itu asmaul husna?
2.Bagaimana hubungan  antara al-asma dan al-husna dengan akhlak?
3.Bagaimana aplikasi perilaku asmaul husna” AR-RAHIIM, AL-ALIM,AL-GHAFUR,AL-HAKIM,AN-NASHIIRU”?
C.Tujuan Masalah
            Adapun tujuan dari pembahasan pada makalah ini adalah sebagai berikut
1.Membahas tentang aplikasi perilaku  yang sesuai dengan AR-RAHIM
2.Membahas tentang aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-ALIM
3. Membahas tentang aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-GHAFUR
4. Membahas tentang aplikasi perilaku yang sesuai dengan AL-HAKIM
5. Membahas tentang aplikasi perilaku yang sesuai dengan AN-NASHIIRU
D.Manfaat Penelitian
            Semoga makalah ini bermanfaat sebagai referensi  dalam berperilaku yang baik

BAB II
ISI
A.Asmaul Husna
1.Pengertian Asmaul Husna
            Asmaul husna adalah nama Allah yang terbaik dan yang agung yang berjumlah sebanyak 99(Sembilan puluh Sembilan) nama.Nama tersebut di jelaskan dalam al qur’an yang berbunyi :
t7:180
Hanya milik Allah Asmaul Husna,maka bermohonkanlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu …(al-A’raf:180)
            Pada ayat lain Allah berfirman :
20:8 
Dialah Allah tidak ada Tuhan (yang berhak disembah),melainkan dia.dia mempunyai  asmaul  husna (nama-nama yang terbaik).(thahaa:8)
            Juga dalam ayat lain firman Allah :
17:110 
Artinya:Serulah Allah,atau serulah ar-Rahman.Dengan nama yang mana saja kamu seru, dia mempunyai Asmaul Husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah kamu pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.(al-Isra’:110).

2.Pengertian AR-RAHIIM
            Ar-Rahiim artinya Allah Maha penyayang kesayangan-Nya melimpah ruah kepada hamba-Nya yaitu khusus untuk orang yang beriman saja.hal ini di dasarkan pada firman allah swt yang berbunyi :
33:43 
artinya :Dan dia maha penyayang  kepada orang-orang yang beriman.(Q.S AL-Ahzab:43)
Rahmat allah di dunia dapat diperoleh  baik oleh orang yang taat maupun yang melakukan maksiat,mukmin maupun kafir.Adapun sifat rahiim ini di akhirat nanti akan di peruntukkan khusus bagi orang mukmin saja, sebagaimana firman allah dalam surah al-a’raf:156-157 :
7:156
7:157
artinya:
Siksaku akan ku timpahkan kepada siapa saja yang aku kehendaki dan rahmatku meliputi segala sesuatu.maka,akan aku tetapkan rahmatku untuk orang-orang yang bertakwa,yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami.(yaitu) orang-orang yang mengikuti rasul,nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapatkan tertulis di dalam taurot dan injil.
            Oleh karena itulah,maka rahmat Allah di akhirat nanti jauh lebih luas di bandingkan dengan rahmatmya yang ada di dunia,demikian hal nya dengan siksa di akhirat yang lebih besar di bandingkan dengan di dunia dalam hadits nabi telah di sebutkan :”jika seorang mukmin dapat mengetahui siksa yang dimiliki allah,niscaya tak seorangpun (darimereka )yang berharap dapat masuk surge.jika seorang kafir mengetahui rahmatnyan dimiliki allah niscaya tak seorangpun yang putus asa dari mengharap syurga allah.(shahih tirmidzi:3791)
Contohnya : Orang yang besar jiwanya tentu tersedia memaafkan kesalahan orang yang pernah melukai hatinya atau berbuat kesalahan kepadanya.

2.Pengertian AL-ALIM
            Al-alim artinya allah maha mengetahui.Untuk mengetahui segala sesuatu,harus dengan ilmu.hal ini berarti,bahwa ilmu allah itu sangat luas tak terbatas,sangat dalam tak terduga.meskipun seluruh ilmuan dan para ahli berkumpul diatas dunia ini dan ilmu mereka itu dijadikan menjadi satu,masih sangat sedikit,kalau dibandingkan dengan ilmu ALLAH.sebab,Ilmu ALLAH hanya sedikit melimpah kepada hambanya sebagaimana dijelaskan dala al-qur’an surah al-isra’ :85 :
17:85 
 artinya :
Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh katakanlah : “ruh itu termasuk urusan tuhanku,dan tidaklah kamu diberi ilmu(pengetahuan) melainkan sedikit”
            Nama al-alim disebutkan dalam al-qur’an sebanyak 154 kali pada 43 surah yaitu suatu jumlah yang cukup banyak,bila dibandingkan dengan nama-nama lainnya.hal ini patut kita renungkan dan kita coba melihatnya lebih jauh lagi.
            Sesungguhnya ALLAH member kita segala macam rahmat,kesempurnaan yang sesuai bagi kita.dia mengajarkan kita nama-nama nya,kebenaran dan kesalahan.tetapi hidup dan kekuatan kita terbatas,ilmu kita terbatas,bahkan diri kita pun terbatas.kita mencoba merasakan kesempurnaan yang tak terbatas,ilmu ALLAH yang tidak terbatas,yang mengetahui segala dan mencari ke ridoannya.keselamatan abadi terdapat didalam semua itu.
Contohnya : Pada umumnya ilmuwan itu sangat lapangan dadanya dan sangat luas pandangannya. Tetapi ada juga satu-dua yang kurang lapang dadanya menerima kritikan apalagi kecemasan, tidak bersedia memaafkan kesalahan orang, karena harga diri dan alasan lainnya.

3.Pengertian AL-GHAFUR
            AL-GHAFUR artinya ALLAH maha pengampun.Allah sangat suka memberikan ampunan kepada seseorang walaupun bagaimana jahatnya,setelah orang itu memohon ampun dan bertobat kepadanya.rasulullah selalu menganjurkan kepada ummatnya supaya memohon ampun kepada allah seperti ucapan: ASTAGHFIRULLAHALADZIM sekurang-kurang nya 3 kali sesudah sholat. Kita tidak boleh ragu-ragu apakah permohonan ampun atau taubat kita diterima oleh allah,aal dilakukan dega ikhlas,Karena allah sudah menjaminnya sebagaimana firmannya  dalam surat thahaa ayat 82:
20:82
Artinya: Dan sesungguhnya aku maha pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal shaleh, kemudian tetap dijalan yang benar
            ALLAH lah yang menerima taubat dan member maaf.jika kita berbuat dosa dengan merusak keserasian yang terdapat didalam diri kita atau di sekeliling kita, yang mungkin saja merupakan dosa paling besar,tetapi kita sadar,memohon dan meminta pertolongan allah untuk tidak mengulangi perbuatan semacam itu,dengan meneteskan air mata dan meminta ampunan allah AL-GHAFUR, niscaya allah akan mengampuni kita .
            Bagi allah,dosa sebesar apapuntidak akan dapat menghalangi ampunannya karena allah akan mengampuni semua dosa kecuali dosa syirik dan kufur.
Contohnya :  Pada diri manusia, sukar kita menemukan perpaduan sifat yang demikian walaupun kita tidak menafikan sama sekali, karena ada juga orang (pemimpin) yang bersifat perkasa dan sifat pemberi maaf.

4.Pengertian AL-HAKIM
            AL-HAKIM artinya adalah allah maha bijaksana.dia amat bijaksana dalam menetapkan suatu sanksi hukum kepada hambanya sehingga tidak ada yang merasa rugikan atau dipandang berat sebelah.kebijaksanaan allah tidak ada yang bersifat subjektif (pertimbangan pribadi),karena allah tidak berkepentingan dan tidak bermaksud menarik perhatian salah satu pihak manapun,orang yang salah tetap salah dan orang yang benar tetap benar,tidak pernah dirugikan 
            Tidak ada perbuatan allah yang sia-sia dan tanpa kebijaksanaan.tak ada kebijaksanaan allah yang di tujukan untuk keuntungannya sendiri.allah tidak membutuhkan apa-apa tujuan sifat bijaksana ini adalah keteraturan dan keberlangsungan alam hingga waktu yang telah ditentukan
            Keseluruhan pengetahuan mengenai apa yang membuatmu tetap hidup berpikir merupakan anugerah bagi manusia dari al-hakim.jika engkau melihat hal itu,niscaya engkau akan melihat tanda kebijaksanaan allah dalam dirimu.
Contohnya : Dalam organisasi sosial pun pernah (kalau kurang tepat dikatakan sering)terjadi tindakan yang krang bijaksana, sehingga menimbulkan gejolak dalam tubuh organisasi tersebut. Lebih terasa lagi dalam organisasi politik, walapun masing-masing pihak mengemukakan argumentasi (alasan), walaupun bagaimana sukar menghindari dari fokus subjektivitas.

5.Pengertian AN-NASHIIRU
            AN-NASHIIRU artinya allah maha penolong.dia yang menolong hamba-hambanya mengenai keperluanya.bahkan sebelum mahluk hidup ini diciptakan,allah telah menciptakan segala keperluannya.hal ini berarti bahwa allah dengan benar menolong hambanya tanpa diminta lebih dahulu.allah tidak menghendaki hamba-hambnya susah dan menderita.
ALLAH adalah penolong hakiki sebagaimana firman allah  :
2:107 
 artinya:
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepuyaan allah? Dan tiada bagimu selain allah seorang pelindung maupun seorang penolong(albaqoroh:107)
            Allah memberikan pertolongan tanpa mengharapkan imbalan,karena ia tidak memerlukan pertolongan.allah menghendaki agar manusia tau diri,berterimakasih dan bersyukur,karena semua itu akan kembali kepada manusia.
            Berbeda dengan manusia,disamping banyak yang ikhlas memberikan pertolongan,tidak seikit juga yang tidak ikhlas dan tetap mengharapkan balasan.allah selalu menolong hambanya selama hambanya mau menolong sesamanya,bahkan menolong binatang kelaparan dan kehausanpun mendapat pahala dari allah
            AN-NASHIIRU ini menyatakan dalam beberapa ayat dan surah,agar mahluk allah menyadari bahwa allah benar-benar tetap menolong hambanya dan hamaba nya pun bersedia meneladani sifatnya dengan cara menolong sesama.
Contohnya : Allah memberikan pertolongan tanpa mengharapkan imbalan, karena Dia tidak memerlukan pertolongan. Allah menghendaki, agar manusia tahu diri, tahu berterima kasih (menyatakan rasa bersyukur), dan bersyukur itu pun akan kembali lagi kepada manusia, karena Allah menambah lagi karunia-Nya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
            Kelima Asma Allah SWT tersebut telah diaplikasikan oleh umat muslim terlepas dari kesadaran atau tanpa disadari. Lingkungan merupakan tempat untuk membentuk ahklak atau perilaku terpuji dari umat islam. Meskipun terkadang beberapa umat masih belum menunjukkan perilaku yang kurang baik atau telah khilaf. Dengan belajar sungguh-sungguh, melaksanakan ataupun belajar beribadah, mengucapkan bismillah saat memulai aktivitas, membaca doa sebelum dan setelah pembelajaran, berbuat keadilan serta menjalin silahturahmi adalah bentuk umat islam dalam mengamalkan Asma Allah SWT.

B. Saran
            Saran kami dalam makalah ini adalah agar kita senantiasa melakukan hal terpuji. Kemudian membiasakan diri untuk mengamalkan hasil pembelajaran dengan baik dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.













REFERENSI
·       Al-Asyqor, umar sulaiman. 2010.Al asma  al husna.Jakarta: Qisthi Press.
·       Al-jerrahi, toysun bayrok. 2000. Asmaul husna makna dan khasiat . Jakarta : PT SERAMBI ILMU SEMESTA
·       Hasan, m. ali .1997. memahami dan meneladani asmaul husna. Jakarta : PT raja grafindo persada.